Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri classic mediterania. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri classic mediterania. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Agustus 2021

Menuai Jariah Dengan Berbagi Konten Bermanfaat


         Lewat tulisan kita bisa menggerakkan hati setiap orang. Karenanya sejak awal menulis, saya niatkan untuk berbagi kebaikan. 

By Nur Ida Zed



         Jika ada pepatah yang mengatakan, penamu lebih tajam daripada pedang, saya setuju dengan itu dan merasakan kebenarannya. Karena lewat pena, maksudnya karya kita berupa tulisan akan mampu menghujam kepada banyak orang melebihi tajamnya sebilah pedang. Dengan tulisan yang dibagi, kemudian dibaca dan dimengerti bahkan dapat menggerakkan hati untuk merubah cara pandang dan pola pikir seseorang sehingga dengan sadar akan membawa pada kebaikan.

         Menyadari akan pengaruh dari sebuah tulisan, dan dampak dari apa yang dihasilkan itulah maka sejak awal menulis saya niatkan untuk berbagi kebaikan.  Kemudian mulai menulis di blog pribadi menjadi perlu sebagai salah satu media berkarya, berekpresi dan bereksplorasi serta sarana untuk berbagi. Karena itulah tagline yang saya pilih: sharing, inspiring, positive thinking. Saya ingin berbagi inspirasi melalui konten yang bermanfaat agar dapat menuai jariah dunia dan akhirat. 

   

Pengalaman Sebagai Inspirasi

          Banyak hal yang telah saya tuang melalui blog ini. Awalnya modifikasi berbagai artikel yang pernah saya tulis di majalah dan media masa tempat saya bekerja, agar dapat memberi informasi lebih banyak dan menambah inspirasi setelah membacanya. Seperti Pesona Laut di Pulau Lombok ketika di Majalah Hongshui Living Harmony, yang membagi keindahan pulau kecil dengan wisata alam sempurna. Respon pembaca yang mengucapkan terimakasih dengan tulisan ini karena menginspirasi sehingga ingin juga berkunjung ke sana membuat saya bahagia. Ada yang tanya di mana tempat yang recommended untuk bisa membeli mutiara air laut asli di daerah asalnya, Lombok, Nusa Tenggara Barat, juga toko perhiasan yang bagus bila di Jakarta. Untuk tulisan ini bahkan ada perusahaan travel wisata yang mengajak kerjasama dengan menawarkan berbagai paketnya. 

http://nuridazuhayanti.blogspot.com/search?q=lombok

          Lalu saat mengunjungi Rumah Classic Mediterania milik politikus Ingrid Kansil, inspirasi desain Nuansa Cozy and Elegant di rumah penyanyi Memes, konsep Tropical Country saat menyambangi rumah maestro seni keramik F.Widayanti, serta tokoh yang lain agar membuka wawasan seputar Living ketika di Majalah Herworld Indonesia https://www.herworld.co.id/. Saya yakin tulisan ini akan bermanfaat bagi pembaca.

http://nuridazuhayanti.blogspot.com/search?q=classic+mediterania

http://nuridazuhayanti.blogspot.com/search?q=memes

http://nuridazuhayanti.blogspot.com/search?q=f%2Cwidayanto

         Begitu juga liputan utama seputar anak dan perempuan, seperti Warning Human Trafficking ketika di Majalah Herworld Indonsia yang menguak betapa pentingnya mengenali serta memerangi masalah perdagangan perempuan yang masih saja ada, serta liputan utama mengenai Peduli Pendidikan Anak Bangsa yang menyentuh langsung kepedulian anak negeri untuk berbagi bersama beberapa perusahaan nirlaba. Saya rasa semua itu perlu dibagi agar kita menjadi aware dengan masalah ini.

http://nuridazuhayanti.blogspot.com/search?q=women+trafficking

http://nuridazuhayanti.blogspot.com/search?q=pendidikan+anak+bangsa

         Selanjutnya liputan khusus mengenai Empowering Women ketika di Majalah Female juga saya bagi di blog pribadi ini, yang mengungkap tentang beberapa perempuan hebat di balik pria sukses sebagai pasangannya. Termasuk Socio Culture saat di Majalah Male Emporium yang mengulik budaya para perempuan di berbagai daerah dan suatu negara yang konon menyimpan filosofi dengan kepercayaannya. Serta berbagai artikel seputar tips dan solusi  yang berkaitan dengan gaya hidup dan patut diketahui sebagai informasi positif.

http://nuridazuhayanti.blogspot.com/search?q=empowering+women

         Kemudian seiring berjalannya waktu, blog juga menjadi semacam tempat saya berbincang dan menuang berbagai pengalaman, sharing konten dengan masalah yang lagi hangat, termasuk pandemi yang harus dijalani sepanjang ini. Saya merasa lebih dekat dengan kalian sehingga lebih enak untuk bertutur secara ringan dan intimate supaya lekat tanpa sekat tapi tetap bermanfaat. Beberapa teman bahkan ada yang respect dan meminta untuk membahas tema tertentu serta memberi dukungan dengan mengikuti dan berlangganan. Saya sangat senang jika semua ini lalu menjadi sebuah harapan, motivasi  dan inspirasi.

  

Motivasi Untuk Berfikir Positif

         Dalam mengelola blog, memperbarui konten dengan konsisten menjadi hal yang utama. Memberikan tulisan yang menarik dan bersifat positif sangatlah penting agar tetap melekat pada traffic kunjungan bertambah dan selalu ada. Untuk itu tetap update semua hal baru dengan memperhatikan trend pembaca dan mengikuti komunitas serta saling backlink akan sangat membantu.

         Kerjasama dengan review produk atau endorse juga perlu untuk memperkaya konten yang bermutu.  Suatu kali saat menerima undangan untuk launching product, advertorial atau semacam iklan, berikan nilai lebih dengan profesional dan kejujuran yang dirasakan. Tetap mengemukakan hal positif yang menjadi selling point akan lebih berguna untuk diketahui oleh banyak orang dan pembacamu. Karena itu akan menjadi nilai ibadah bagi amalanmu.

         Blog buat saya adalah rumah maya yang harus dijaga keindahan dan kenyamanannya. Dengan selalu memberi konten yang bermanfaat untuk berbagi, memberikan motivasi dan menginspirasi saya akan selalu memberikan kebaikan juga untuk diri sendiri maupun bangsa ini. Saya ingin siapapun yang berkunjung akan merasa senang dan mendapat manfaat dari apa yang disampaikan, layaknya memasuki bangunan rumah yang dapat membawa kebahagiaan. Di dalamnya ada bermacam karakter, ayah, ibu, anak-anak dalam dinamika kehidupan sebuah keluarga yang akan menciptakan kedamaian. Akhirnya berbagi konten yang bermanfaat akan menjadi jariah dunia akhirat.

         Salam sehat dan selalu semangaatt..**NZ

Jumat, 04 Maret 2022

Kehidupan Ini Saling Melengkapi


       Tak perlu berkecil hati ketika merasa kurang di satu sisi. Bahwa kehidupan ini saling melengkapi. Menghargai potensi akan lebih bijak dalam menentukan nilai diri. 

By Nur Ida Zed  

 

                                                         Foto: Pinterest

       Salah satu alasan kenapa saya ingin menjadi jurnalis waktu itu supaya bisa bertemu dengan para tokoh, orang-orang hebat dan sukses, termasuk public figure dan semacamnya. Mereka yang seringkali diliput media masa dengan pencapaian dan prestasinya, para tokoh yang sukses karena kerja kerasnya, pejabat yang handal mengatur negara, politikus yang berani memperjuangkan visi misinya, selebriti dengan segala hal yang terlihat sempurna, bahkan yang terkesan glamour tanpa ada cacat cela.

       Tak sedikit yang seolah hanya pamer harta, viral saat membeli rumah mewah dengan harga milyaran rupiah, berburu mobil baru dengan tehnologi terbaru bernilai fantastis, koleksi perhiasan super mahal penunjang penampilan dan prestise, tas branded, sepatu bermerk dan semua yang menunjukkan kekayaan duniawi meski sebenarnya sudah berkecukupan. Entah mungkin sebagai wujud pencapaian hidupnya, atau bertujuan memotivasi dan menginspirasi yang lainnya dengan menghadirkan segala rupa bentuk harta, benilai materi dan limpahan uang sebagai kepuasan hidup yang dimiliki. Dan ya, karena semua itu seringkali dipertontonkan, dibahas dan diexspose, akhirnya menjadi konsumsi publik yang mau tak mau jadi membandingkan dan berdecak kagum,  sehingga kadang yang lain berasa tak ada artinya.

       Ini menarik menurut saya, apalagi bila digali dari perspektif yang berbeda. Karenanya di saat bisa bertemu langsung untuk wawancara, ngobrol dan berbincang tentang berbagai tema, saya biasa mengulik banyak hal yang kemudian akan mengambil sisi positifnya. Seperti mengenai cara pandang, pola pikir, budaya, sikap dan hal lain yang tak hanya ditemui di televisi dan media, karena tentu bagi setiap orang bisa saja berbeda.

 

Tidak Semua Sama

       Lalu dengan berjalannya waktu, sepanjang ini saya sudah banyak bertemu para tokoh dan public figure yang kemudian menjadi narasumber untuk tulisan saya di media. Tak sedikit yang berkesan dan memberi plus  value bila dikulik latar belakangnya sehingga akan menambah energi positif bagi diri saya. Seperti ketika waktu itu harus mewawancarai Triawan Munaf, yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT. Garuda Indonesia Tbk. untuk rubrik Profil di Majalah Hongshui Living Harmony.  Saat itu beliau sebagai tokoh periklanan yang handal dengan kreativitas dan strateginya di AdWork, sebelum menjabat sebagai Badan Ekonomi dan Kreatif (Bekraf) RI di awal pemerintahan Bapak Jokowi. 

       Awalnya saya menghubungi beliau dan janjian bertemu di salah satu book store di bilangan Pondok Indah, Jakarta. Sedikit grogi karena akan wawancara tokoh yang juga ayah seorang artis Sherina Munaf yang kala itu sedang naik daun. Menata diri dan datang tepat waktu dari schedule yang disepakati, ternyata beliau sudah menunggu sembari membaca di sebuah kursi cafenya dengan senyum khas yang ramah dan bersahabat. “Mbak Nunung ya?” tanyanya waktu itu, dan saya mengangguk. Dalam hati saya kagum karena ternyata beliau seorang yang bersahaja dan hangat. Sepanjang wawancara begitu humble dan rendah hati,  tak ada kesan sombong sama sekali dan terasa menghargai profesi sehingga tak berjarak untuk berbincang meski baru bertemu pertama kali.

       “Kalau ada data yang kurang kasih tau aja ya, nanti dikirim” begitu katanya sebelum mengakhiri wawancara. Lalu saya terima email apa-apa yang perlu untuk melengkapi tulisan. Ya. Kemudian saat kami mengundang pada sebuah acara, beliau juga menyempatkan waktu untuk menghadirinya. Inilah contoh tokoh yang mampu jadi panutan dan selalu memberikan positive vibes, pikir saya.

       Begitu juga Adrie Subono, sang promotor yang harus saya wawancara untuk liputan Rubrik Griya sekaligus Profilnya. Beliau terkesan antusias dan akrab saat kami, saya dan fotografer datang berkunjung untuk ngobrol dan ‘mengganggu’ waktunya yang padat. Pengusaha yang terlihat ‘sangar’ itu ternyata baik hati, peduli dan juga humble. Di sela wawancara bahkan sempat cerita tentang perjuangan di masa muda, soal  kekerasan hati serta  semangat pantang menyerah agar bisa menghargai proses menuju tahapan kesuksesan masa depannya.  

       Begitulah, cerita lain saat di majalah Herworld Indonesia dan bertanggung jawab terhadap rubrik Home Living, ketika harus meliput rumah penyanyi lawas yang kini terjun ke dunia politik, Iis Sugianto. Mulanya saya merasa agak jengah karena begitu sulit menghubungi artis satu ini. Di WhatsApp berhari-hari seolah tak direspon. Saat membalas dan hendak ditelpon balik  untuk memastikan kesediaan malah tak mau menjawab, sampai kami kembali rapat ingin mengganti narasumber. Kemudian,  tiba-tiba bersedia dan meminta maaf karena sedang menyiapkan kelengkapan interior bahkan mengecat rumah yang akan difoto agar lebih nyaman sehingga harus menunggu waktu sedikit lama.

       “Ini baru aku ganti warna sedikit soft,” kata penyanyi melankolis yang kini juga youtuber mengenai rumahnya bergaya Classic Mediterania di kawasan Pondok Indah waktu itu. Rupanya setelah bertemu,  dia ternyata sosok yang baik banget, ramah dan rendah hati pula, tak seperti perkiraan sebelumnya. Kami bahkan panjang berbincang seolah telah bertemu lama.

       Ya. Saya percaya, setiap orang memang memiliki perbedaan sikap dan pandangan saat berhubungan serta menghargai profesi orang lain. Namun ketika yakin dengan potensi yang ada, maka tak perlu lagi merasa lebih rendah dari yang lainnya. Seperti narasumber yang seringkali saya temui, semakin “matang dan berisi” akan semakin rendah hati. Meski semua itu tentu tergantung dari cara kita bersikap dan bertutur kata sebagai cerminan siapa diri kita yang sebenarnya.

 

Terima Potensi Yang Ada

       Setiap manusia pasti memiliki potensi diri yang dapat dikembangkan untuk menambah rasa percaya diri. Terima ini sebagai wujud rasa syukur kepadaNya, karena Allah SWT telah menciptakan setiap manusia sesuai dengan porsinya. Jangan selalu melihat ke atas jika ingin bijak dan  tidak merasa lebih kecil bahkan tak berdaya. Sebaiknya seimbangkan pandangan dengan melihat ke bawah juga kepada mereka yang lebih kekurangan dari kita agar selalu mewujudkan rasa syukur dengan semua potensi yang ada.

       Memang penting untuk memotivasi diri agar bisa lebih berdaya dan berprestasi sangat tinggi, namun lebih penting mensyukuri dan memaksimalkan apa yang ada agar hati dan jiwa selalu tentram dan bahagia. Bahwa kunci hidup ini salah satunya berserah pada setiap kehendakNya. Tak perlu berkecil hati, apalagi merasa rendah diri. Kita hadir di dunia ini salah satunya untuk saling melengkapi. 

      Salam sehat dan selalu semangat..!***NZ

Selasa, 19 Februari 2013

Classic Mediterranean


Classic Mediterranean 
Oleh: Nur Ida Zuhayanti
 




Nuansa feminin dituangkan lewat gaya klasik nan elegan. Dalam konsep mediterania, Ingrid Kansil bereksplorasi menciptakan keselarasan untuk rumah tinggalnya.

Suasana sejuk begitu terasa manakala memasuki kawasan Bukit Sentul pagi itu. Pemukiman yang tertata rapi di penyangga Kota Jakarta ini memang teramat asri dengan hijaunya taman dan pepohonan yang diatur di sepanjang jalannya. Demikian tenang dan nyaman hingga membawa kesegaran yang alami. Ya. Dan agaknya hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan bagi pemain sinetron, presenter , bintang iklan  sekaligus anggota DPR RI Ingrid Maria Palupi Kansil, S.Sos. memilih lokasi untuk hunian bagi keluarganya.
Di atas lahan berkontur tanah perbukitan seluas 1800 meter persegi itu, artis cantik kelahiran Cianjur 9 November 1974 yang juga politikus Partai Demokrat ini berekspresi menuangkan inspirasi dalam improvisasi yang harmonis bersama Sang Suami, Dr.Syarief Hasan, SE,MM,MBA.

Tampak depan bangunan seluas 800 meter persegi yang terletak di posisi tengah atas Taman Puncak Mas Golf itu terlihat kokoh dengan beberapa pilar penyangga yang melengkapi. Pilihan material bebatuan sebagai aksen halaman dipadu taman tropis terbuka tanpa pagar membawa pada keselarasan dengan alam sekitarnya. 

Bak menyusuri bukit mendaki, kemudian saya menemukan pintu utama berdesain kupu tarung dari bahan kayu jati. Setelah itu, sebuah area pembuka menyapa saya. Sebentuk meja marmer dengan rangkaian bunga artificial serta lampu gantung cantik dan dua lukisan bertajuk Flower  dengan teknik cukilan seolah menjadi penghubung dua tangga menuju ruang tamunya yang sengaja didesain bergaya klasik dalam sentuhan warna maroon, hijau tosca dan kuning terang.  Seperangkat sofa bermotif menempati sisi ruang yang cukup luas itu. Sebuah lukisan besar karya seniman Italia menjadi hiasan yang melengkapi tema. Begitu juga lampu kristal gantung yang memberi efek cahaya. 

Menuju ke area sentral sebagai ruang keluarga, langkah saya dibawa menapaki anak tangga berlantai marmer dengan aksen karpet merah di atasnya. Di area ini diletakkan sofa besar bernuansa terakota dengan TV plasma dan koleksi DVDnya. Di sisi lain ditempatkan grand piano yang biasa dimainkan oleh Ziankha, anak semata wayangnya. Menyatu dengan level lantai lebih tinggi, ditempatkan ruang makan yang nyaman dengan delapan kursi bergaya klasik. Sementara pantry modern berdesain clean and smart lengkap dengan beberapa kursi breakfast berada di sisi lainnya. 

 Di sebelahnya, diletakkan ruang fitness yang cukup nyaman dengan peralatan olah raga seperti treadmill dan lainnya. Lalu ruang sauna yang biasa dipergunakan untuk spa berdampingan dengan area pajang sepasang pakaian pengantin Sunda. 

Hitam putih dan Kolam renang
Menaiki tangga berikutnya, pandangan saya dihadapkan pada suasana yang berbeda, pada sebuah area santai bernuansa hitam putih. Dari pemilihan sofa, warna dinding, lantai, karpet, gorden dan semua pernak-pernik yang ditempatkan begitu harmoni dalam balutan black and white. Kesan yang didapat di sini terasa lebih ringan dan ekspresif untuk aktifitas seperti nonton film, main musik dan karaoke. Di sampingnya adalah kamar tidur anak yang bernuansa pink bertema Princess. 

Sedangkan kamar tidur utama berada di level lantai paling atas dengan space yang cukup luas. Berbalut wallpaper warna lembut, coklat, dengan lantai parket untuk kesan lebih hangat.  Dari kamar bergaya klasik dengan desain modern yang dilengkapi area wardrobe dan kamar mandi ini dapat dinikmati view taman dan kolam renang dari balik balkon dan jendela kaca dengan gorden indahnya.
Ya. Kolam renang yang biru luas dan taman tropis nan hijau indah itu berada di halaman belakang, berdekatan dengan area sentral, ruang fitness dan ruang makan. Dilengkapi dengan gazebo dan kursi taman , area luar ruang ini akan semakin mempesona ketika dinikmati di waktu malam. Kesejukan angin sepoi-sepoi dan kemilau bintang akan membawa kedamaian yang begitu dalam. Dan bagi Ingrid, rumah memang tidak sekadar sebagai tempat beristirahat dalam kepenatan, tapi juga sarana mengekspresikan diri dan karakter yang mampu memberikan segala kenyamanan. ***


 
Q&A

Area favorit  ?
Kamar tidur utama. Saya desain bernuansa lembut agar berkesan hangat. Selain untuk istirahat tidur, di sana juga ada sofa dan televisi, sehingga saya bisa santai sambil baca, dengerin musik atau nonton. Kalau lagi nggak ada shooting dan kegiatan lain, saya bisa berlama-lama di kamar.

Pemilihan furniture dan interior bagaimana ?
Memang ada beberapa koleksi dari Da Vinci, karena desain klasiknya sesuai. Tapi banyak juga yang dikerjakan tukang dan saa desain sendiri, seperti sofa ruang keluarga yang bernuansa terakota itu dan kurasi makan,saya pilih model hingga covernya.

Ruang hitam putih sepertinya berbeda. Bagaimana idenya ?
Warna favorit saya sebenarnya hitam dan putih. Lalu saya pikir, lucu juga ya kalau diimplementasikan untuk ruang. Dari sofa, karper, furniture, gorden hingga foto-foto leluhur yang dipajang semua bernuansa hitam putih. Rasanya malah jadi seperti aksen ya, haha...

Kalau ruang sauna ?
Saya suka olah raga. Biasanya habis fitnes atau berenang  perlu relaksasi yang komplit. Nah, kita bisa lakukan spa dengan sauna di rumah saja. Lebih praktis kan ? 

Tips menata rumah ?
Jangan takut untuk berekspresi dalam menata rumah, asal masih sesuai dengan karakter kita. Sementara untuk merubah suasana agar tidak monoton, bisa diakali dengan mengganti wallpaper atau menata ulang penempatan interior. ***NZ
Foto-foto:Rudy Simonaji