Memberi ruang untuk diri sendiri kadang bisa membuat mental lebih sehat, begitu kata orang bijak. Manakala sedang sendiri, pikiran terkoneksi lewat kejujuran yang ada di dalam hati. Lalu apa yang biasa dilakukan untuk recharge energi seperti ini?
by Nur Ida Zed
Ada kalanya di saat sendiri kita ingin santai menikmati me time sembari memanjakan pikiran setelah sibuk dengan berbagai kegiatan. Tak ada agenda yang membuat pressure tentang deadline dan tugas yang menumpuk untuk segera diselesaikan. Di saat itulah biasanya kita meluangkan waktu untuk melakukan hal yang membuat senang dan bahagia.
Berbagai keseruan yang memberikan point untuk tujuan healing sekaligus afirmasi diri agar membuat kita dapat terkoneksi antara pikiran dan hati. Teman saya pernah cerita, dia suka bersih-bersih rumah saat berada di situasi ini. "Kalau lagi sendiri saya senengnya bebenah, "katanya, dengan begitu merasa puas setelah melihat ruangan yang berantakan menjadi bersih lagi. Kadang merubah interior rumah agar merasa berbeda dan baru lagi. Katanya, kadang ia justru pernah menemukan benda atau barang kesayangan yang dulu telah hilang dan dilupakan sehingga bisa kembali memberikan kesenangan.
Saat sendiri, ada yang suka jalan tak tentu arah dan tujuan. Pokoknya mencari tempat yang enjoy buat ngelamun sendirian. Entah itu di tengah keramaian, di perpustakaan atau hanya puter-puter saja cari angin sambil menikmati suasana jalan, karena dari situ kadang bisa menemukan ide untuk membuat sesuatu yang mungkin sebelumnya tak terpikirkan. Saya merasa perlu recharge energi, katanya, karena dengan jalan-jalan seperti itu terkadang dapat menemukan hal-hal yang tak sempat disadari, contohnya sebentuk rasa penuh syukur dengan segala berkah tanpa mengeluh akan keberadaannya sekarang. Suasana di jalan banyak menginspirasi dan memberikan pelajaran tentang kehidupan, begitu alasannya.
Dan setiap orang tentu memiliki cara masing-masing ketika sedang sendiri. Kalau saya kadang suka membaca dan menulis tentang apa saja yang ingin saya tuang, misalnya di blog, di podcast serta di catatan kecil semacam diary di notes hape. Meski tidak secara rutin, kebiasaan ini setidaknya bisa membuat kesenangan tersendiri. Kadang saya baca-baca lagi, saya lanjutkan dengan buah pikiran dan hati, atau mengingat lagi apa-apa yang perlu di garis bawahi.
Menikmati Musik Di Spotify
Tak bisa dipungkiri saat sendiri saya senang menikmati musik dan mendengarkan lagu-lagu kesayangan seperti di youtube dan spotify. Bila sedang libur begitu, bisa sambil selonjoran di kamar, atau melakukan aktivitas ringan, termasuk saat santai dan tidak ngapa-ngapain. Musik dan lagu menjadi teman yang dapat menambah mood, menghilangkan penat serta healing berjam-jam. Mendengarkan musik dan lagu sudah menjadi bagian dari hidup ini untuk memberi stimulasi dan menambah energi.
Kadang di depan televisi, atau lewat tab serta hape berselancar mengumpulkan lagu-lagu sesuai suasana hati. Hal ini sudah menjadi kebiasaan sejak dulu, sejak masih remaja, juga ketika mahasiwa hingga saat ini. Lagu-lagu klasik yang tetap ngehit semacam bethouven, mozart dan santorini suka saya dengarkan ketika hati sedang sedikit gundah karena bisa menenangkan. Juga lagu-lagu ballade, pop, jazz, bahkan melankolis hingga slow rock bisa saya dengarkan berkali-kali. Entah. Saya selalu menyenangi berbagai genre musik dengan banyak lagu dan kadang bisa jadi baper alias terbawa perasaan bila liriknya menyentuh hati.
Ketika ingin terbawa pada suasana religi, dimana banyak syair yang memberi motivasi bernuansa Islami dengan menyebut nama Allah, seperti Bismillah for Today, Insya Allah Good Things Come yang dilantunkan Makin Azfah serta lagu-lagu dari Maher Zain membuat saya begitu dalam memaknainya sehingga "kena" di hati, sehingga tak bosan-bosan saya mendengar dan memutarnya lagi dan lagi. Sungguh, saya merasa ada dalam sajian musik dan syair di lagunya.
Selain itu, lagu yang memiliki ketenaran dan populer pada masanya bisa membawa pada banyak kenangan yang membuat kita menjadi semangat lagi. Musik dan lagu seolah menyatu dan mengalir lewat dentum hati setiap kali mendengarnya. Dan ini menjadi teman juga dikala saya sedang butuh pemantik untuk memotivasi diri.
Buat saya mendengarkan musik menjadi salah satu hal yang dapat memberi energi saat menghadapi kondisi dan situasi apapun. Dengerin musik dan lagu dapat memberikan stimulasi positif buat menjaga mood dan inspirasi bagi jiwa yang sedang ingin disentuh dengan alunan nada agar menambah keimanan di hati. Sambil dengerin musik dan lagu kesukaan saya juga bisa menulis atau membaca buku kesukaan.
Nonton Serial dan Film di Channel TV
Selain itu, nonton serial dan film di channel TV juga menjadi bagian yang saya sukai saat sedang sendiri. Karena layanan Indihome yang memberikan banyak alternatif tontonan yang menarik ini hingga membuat saya betah berlama-lama di depan televisi. Banyak yang bisa saya lahap seperti drama Korea, Jepang, China ataupun filmnya yang bisa menambah wawasan dan menghibur saya.
Kalau dulu mungkin saya pernah heran kenapa ada orang yang gemar nonton drakor atau cerita serial lain betah mengikuti hingga berpuluh episode, ternyata ketika saya menemukan cerita yang pas, asyik juga menikmatinya. alur cerita yang dibalut dalam intrik dan strategi yang menarik membuat saya enggan melepaskan begitu saja haha.
Tak hanya cerita dan penokohan yang bagus, di serial Korea, Jepang dan China ini juga banyak mengajarkan makna kehidupan, latar belakang keluarga, kekompakan dan nilai kebaikan lain yang dapat diambil serta kental dengan budayanya. Semua ini bisa menyiratkan pelajaran hidup yang membuat kita menjadi lebih bijak ketika menghadapi dunia nyata. Agaknya film dan serial mereka dibuat melalui riset mendalam, sehingga setiap adegan dan ceritanya begitu mengalir dan menarik buat penontonnya, meski itu bergenre komedi juga.
Ya. Saat sendiri, saya kerap menghabiskan waktu untuk recharge energi dengan kegiatan ringan dan menyenangkan. Sendirian bukan berarti kita ingin jauh dari keramaian bahkan antisosial, tapi ketika sedang sendiri kita menjadi lebih bisa memahami diri sendiri, untuk kemudian introspeksi lalu banyak bersyukur atas semua berkah yang telah diberikan olehNya hingga saat ini. Bahkan penelitian juga menyebut bahwa orang yang nyaman dengan kesendirian cenderung lebih mengenal dirinya, lebih stabil secara emosional dan memiliki tujuan hidup yang jelas.
Sesekali asyik dengan diri sendiri untuk recharge energi seperti ini memang perlu agar mental menjadi lebih sehat lagi. Selalu berusaha hidup seimbang supaya tetap merasakan kebahagiaan untuk diri sendiri.
Salam sehat dan selalu semangat.*** NZ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar