Selasa, 20 Januari 2026

Membangun Energi di Tempat yang Menginspirasi


     Tempat kadang mampu memunculkan mood kita dalam bekerja dan berkarya. Membangun energi di tempat favorit yang menginspirasi terasa lebih enjoy dan selalu ingin kembali. 

By Nur Ida Zed

                                                         Foto: dokpri @nuidazed


     Adakah tempat favorit yang bisa membuat  nyaman sehingga dapat menambah semangat ketika dikunjungi? Selain di rumah sendiri, kadang saya perlu menyambangi tempat tertentu untuk menambah mood seperti di perpustakaan, cafe resto,  area taman bahkan di selasar masjid. Alasannya sederhana, saya kadang perlu suasana baru agar hidup tidak terasa monoton. Lebih berwarna dan membuat saya membuka wawasan serta pandangan untuk terus berfikir positif. 


Perpustakaan

     Dulu waktu masih kuliah di Yogya, saya juga sering menghabiskan waktu di perpustakaan kampus untuk sekedar membaca buku, mencari berbagai literasi dan mengerjakan tugas. Bahkan ketika sedang bete (baca: boring total), pergi ke perpus untuk sekedar menghabiskan waktu luang. Tak pernah bosan dengan suasananya yang tenang, di antara deretan buku-buku beraneka tema dan genre yang diinginkan. Seperti surga rasanya bisa menghabiskan waktu hingga berjam-jam. Teman saya sampai hafal, kalau dicari gak ada biasanya nongkrongnya di perpustakaan. 

     Entah, perpustakaan memang membuat saya senang. Apalagi kondisi saat ini yang hampir semua perpustakaan sudah dibuat modern hingga membuat pengunjungnya lebih nyaman. Mencari segala jenis buku apapun ada. Tinggal klik di layar, semua sudah tersedia. Jadi lebih gampang jika ingin menambah literasi untuk memperkaya tulisan dan karya lainnya. 

                                                      Foto: dokpri @dvine_adinda

     Di Jakarta, Perpustakaan Nasional di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat itu bagi saya cukup "mewah" dan memanjakan pengunjungnya. Tak hanya deretan buku yang super lengkap di setiap lantainya, tapi berbagai diorama, tempat diskusi, ruang presentasi dan museum juga ada.  Di beberapa sisi dilengkapi cafe yang menyediakan berbagai kudapan sehingga membuat betah berlama-lama di sana. Ada taman outdoor yang bisa dipakai ngobrol antar teman karena disediakan banyak kursi di antara tanaman dan kembang-kembang. Mungkin bahkan bisa dinamai sebagai destinasi wisata karena yang datang tidak hanya warga Jakarta saja, tapi juga para pelancong dari luar kota dan luar negeri yang ingin berkunjung dan menikmati manfaatnya. 

     Atau Perpustakaan Jakarta dan pusat dokumen sastra HB Yassin di TIM-Taman Ismail Marzuki,  Cikini yang dibuat lebih homey dengan deretan buku di rak-rak kayu serta beberapa kursi yang ditata memiliki view pemandangan kota karena berada di lantai empat sampai tujuh. Perpustakaan ini bahkan dilengkapi immersive studio, game centre dan ruang interaksi sehingga lebih seru buat belajar. Lebih senangnya karena terbuka untuk umum dan gratis. 

     Perpustakaan memang menjadi tempat in charge energi yang baik menurut saya. Sejak jadi mahasiswa, Puan putri saya rupanya juga menyenangi perpustakaan sebagai salah satu comfort place manakala sendiri dan bareng teman. Seperti di saat menunggu pergantian jam kuliah selanjutnya yang kadang butuh waktu panjang. Di Perpus Universitas Indonesia yang dibangun artistik dan modern ini bahkan dilengkapi ruangan yang luas di lantai satu dengan sebutan "Kebun Apel", yang biasa dipergunakan para mahasiswa untuk belajar, mengerjakan tugas, menyelesaikan skripsi, tesis hingga mencari data dan memperkaya literasi karena disediakan deretan komputer bermerk Apple.


Cafe Resto

     Tidak hanya sebagai tempat makan, cafe resto kadang menjadi tempat yang asik buat saya mencari inspirasi dan mengerjakan tugas saat dikejar dead line. Sembari ketak-ketik menyelesaikan naskah atau tulisan, misalnya, makanan kesukaan yang dipesan sudah disediakan. Jadi mood kembali datang tanpa takut perut keroncongan. 

     Biasanya saya memilih cafe yang familier dengan suasana nyaman yang menyediakan menu favorit dan free wifi tanpa asap rokok. Penting bagi saya karena banyak cafe yang juga menyediakan ruang untuk para perokok yang kadang asapnya bisa menyelinap di ruang lain, dan menurut saya itu bisa merugikan bahkan membahayakan. 

    You Cafe yang menyediakan berbagai menu lezat yang pas buat menemani beraktivitas sering saya kunjungi selain beberapa cafe di mal. Dengan suasana unik yang didesain cantik menjadi tempat yang nyaman untuk mencari inspirasi, sekaligus pas buat ketemu klien, ketika harus presentasi. 



Area Taman 

     Kadang saya mengunjungi taman untuk membangun mood dan mencari inspirasi agar pikiran tetap segar. Taman kota  seperti Cibis Park di TB Simatupang, Jakarta Selatan kini sudah menjadi tempat favorit yang menyenangkan buat para kreator berkarya, berkreasi dan menuangkan imajinasi. 

     Suasanaya yang selalu segar karena banyak pepohonan hijau serta aneka tanaman dan bunga yang ditata asri itu memberikan nuansa tersendiri hingga mampu membuat mood bangkit lagi. Duduk-duduk di sana sembari mencari inspirasi atau sambil olah raga jalan santai bisa menambah energi positif. 


Selasar Masjid

     Selain itu masjid juga bisa membuat saya kembali menambah energi. Sembari menunggu waktu sholat, saya biasanya menggunakan momen itu untuk berdoa, bersyukur atas segala nikmat, menggali ide kecil yang kadang tak terlihat dengan membuat catatan agar mudah diingat. Selasar masjid sudah menjadi tempat yang akrab buat saya, karena dari kecil sering diajak Kakek mengaji di Masjid Besar Baitun Nur, di Blora, kota kelahiran saya. Menunggu waktu sholat sembari bermain atau baca buku cerita Kisah Para Nabi dan Rasul bersama teman-teman kecil saya, lalu sholat berjamaah dilanjut mengaji di sana hingga Isya. Di selasar masjid hati ini menjadi tenang dan pikiran bertambah sejuk. Ya. Keberadaan masjid memang tidak hanya untuk ibadah semata, tapi juga kegiatan yang positif dan bermanfaat. 

     Kini, di selasar Masjid Jami' Uhkuwah Islamiyah, Universitas Indonesia seringkali terlihat banyak mahasiswa dan pengunjung yang asik berselancar sembari menikmati pemandangan seputar Danau Kenanga karena dilengkapi banyak colokan juga. Beberapa orang tua seperti saya, saat libur kadang menunggu anaknya yang sedang berkegiatan di sana karena lebih nyaman dan strategis,  tidak perlu repot mencari tempat ibadah menjelang waktu sholat tiba. 


                                                                dokpri @nuridazed

     Yang paling mengesankan buat saya ketika dapat bersujud dan bermunajad di Masjid Nabawi, Madinah dan Masjidil Haram, di Mekkah saat beribadah umroh. Begitu damai dan tentramnya hati ini menginjakkan kaki di Baitullah. Langsung terasa begitu dekatnya kita pada Sang Pencipta, seolah recharge energi yang paling tinggi. Setiap saat terasa demikian dekat, seolah dalam pelukan erat ketika kita sedang bertawaduk pada Illahi Robbi. Saya bersimpuh penuh berserah diri. Apalagi di dua tempat yang suci ini kita bisa minum air zam-zam sesuka hati, sehingga selalu merasa rindu untuk kembali. Beribadah lagi, memperbaiki diri. 

    Ya. Adakah tempat yang bisa membangun energi dan menginspirasi buatmu? Jadikan sebagai penyemangat dalam menambah kemanfaatan buat diri, hati dan pikiran serta ibadahmu. 

     Salam sehat dan selalu semangat.***NZ

14 komentar:

  1. tempat-tempat di atas memang sering menjadi pilihan buat menyendiri atau mencari ide ya, mbak. bahkan sekarang banyak banget yang sekarang memindahkan pekerjaannya ke cafe favoritnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa bener mbak Antung, karena merasa lebih nyaman ya, selain suasananya enak, kalau laper tinggal pesen makanan kesukaan deh, hehe

      Hapus
  2. Semua tempatnya saya suka semuanyaa,,,,kalau selasar masjid itu tempat favorit buat saya istirahat dan menunggu. Nyaman banget kalau sudah selonjoran di selasar masjid, apalagi sambil jajan kan biasanya di halaman masjid ada banyak penjual makanan yaa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sama ya mbak Heni, toss 🙌 iyaa di selasar masjid selain nyaman juga adem ya, banyak jajanan enak jadi tinggal pilih aja hehe.

      Hapus
  3. Waktu masih kuliah., perpustakaan jadi tempat favorit saya. Pengen banget ke Perpusnas. Anak saya dulu suka ke sana. Tapi, keburu ada pandemi. Malah belum jadi juga sampai sekarangf ke Perpusnas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang tambah bagus mbak Perpusnas. Nyaman pokoknya. Saya ke sana juga bareng putri saya. Seneng aja ke perpus, banyak insight sembari healing juga

      Hapus
  4. Mba semua yang disebutkan itu adalah tempat2 paling nyaman termasuk buat saya. Kita mendulang inspirasi perlu dari tempat yang sangat kondusif tentunya ya Mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa bener banget Teh Ani. Kondusif dan nyaman ya biar banyak ide yang bisa dituang. Kadang sekalian buat healing juga, hehe. Toss sama ya Teh🙌

      Hapus
  5. Tos dulu dong mbaa, semua tempat yang mba kunjungi buat recharge energi dan inspirasi samaaa dengan saya, ga ada yang paling favorite, semua favorite saya juga, hehehe. Kalau pengen suasan hening tapi mindfull, saya pilih perusatakaan, beneran se-recharge itu kalau kesini, meski yang dibaca pasti pilih ensiklopedia, selalu, hahaha. kebiasaan sejak smp sih. kalau di cafe emang paling enak "kerja" sambil ngemil atau ngopi, kalau "butek" dikit auto tarik nafas dan liat sekeliling, kerja lagi enak. tapi cafe yang ada outdoornya ya. Nah kalau serambi masjid, saya pasti kesini kalau lagi gundah gulana, hahaha. adeeeem banget rasanya ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa mbak Eka, siip. Nah iya, tempat yang ada outdoornya juga asik tuh, asal bebas rokok ya. Serambi masjid selain adem juga semilirnya itu bikin kangen ya hehe

      Hapus
  6. Tos, aku pun merasa Perpustakaan adalah salah satu tempat yang rekomended buat membangun dan menghadirkan energi positif. Dan alam hijau terbuka sih, aku suka kayak grounding, nyantai, ngadem sambil hirup udara segar. Kalau ada cafe yang nyaman pun, ku suka. Intinya memang ada banyak tempat yang bisa bikin mood kita semakin oke.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siip sama mbak Lala🙌 btw alam terbuka hijau juga asik tuh, alami bikin sehat jiwa raga ya. Sepakat yang penting bikin mood enak dan positif.

      Hapus
  7. Kalo untuk me time serius kayak nulis atau cari inspirasi saya suka dan lumayan sering ngumpet di perpustakaan, bahkan perpusnas udah kayak jadi rumah ke dua saking seringnya ke sana. Tapi kalo lagi sekedar numpang bengong mengamati taman atau kafe bisalah jadi pilihan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah suka ngumpet di pojok perpus ya mbak, hehe. Memang enak sih suasana di sana banyak spot buat bikin mood enak lagi, recharge energi. Saya sukanya juga cari tempat yang deket stop kontak mbak, biar bisa berlama-lama tanpa takut kehabisan daya laptop karena tinggal colok. Btw alternatif taman boleh juga sih biar lebih segar ya.

      Hapus