Tampilkan postingan dengan label Women's Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Women's Health. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Desember 2012

Rambut Kusam


Masalah Rambut Kusam
 oleh: Nur Ida Zed


Bagi Anda yang mengutamakan penampilan, keindahan rambut menjadi hal penting untuk diperhatikan. Rambut kusam dan tidak bercahaya tentu sangatlah mengganggu kesempurnaanya.


Pada setiap kesempatan, perempuan selalu ingin tampil cantik menawan. Tak hanya dengan riasan wajah dan balutan busana, tapi keindahan rambut sebagai mahkota juga akan menunjang seluruh penampilan kita. Memiliki rambut yang indah berkilau dan sehat merupakan dambaan setiap perempuan. Karena itu merawat rambut menjadi bagian  penting yang harus dilakukan dalam aktivitas keseharian. Namun pada situasi tertentu, seringkali kita tidak menyadari bila telah melukai kondisi rambut, sehingga mahkota yang dibanggakan itu menjadi kusam, kering dan tidak bercahaya.  

Rambut yang kusam dan kering memang tidak enak dilihat, dan sangat menyebalkan. Masalah ini bisa saja terjadi hingga membuat kita menjadi serba salah dan tidak percaya diri. Banyak faktor yang menjadi penyebabya, baik itu berasal dari dalam tubuh sendiri maupun pengaruh dari lingkungan sekitar. Tak bisa dipungkiri bahwa pengaruh gaya hidup dan asupan makanan yang dikonsumsi dapat memberi kontribusi untuk masalah ini. Seperti tingkat stres yang terlalu tinggi, serta kurangnya pemberian nutrisi yang dibutuhkan oleh rambut.

Secara medis, rambut yang sehat memiliki fungsi yang baik dari pertumbuhan, kelembaban, struktur dan warnanya. Kelembaban rambut yang baik adalah rambut yang terlihat cukup berminyak sehingga nampak berkilau dan teraba lemas, tidak kusam dan kering pada perabaan dan tidak terlihat basah serta lengket. Rambut yang kusam akan menjadi kering, terlihat suram dan mudah rusak akibat kekurangan sekresi kelenjar sebacea, hingga cenderung mudah kusut meski sudah disisir. Kusamnya rambut, bisa  juga karena kurangnya vitamin A serta biotin, yaitu nutrien yang terdapat dalam kacang-kacangan, buah-buahan dan susu.

Bila Anda seringkali beraktivitas di lingkungan terbuka, teriknya matahari, debu jalanan serta asap knalpot mobil merupakan salah satu penyebab dari rambut kusam ini. Sinar matahari yang sangat dibutuhkan oleh kehidupan itu sebenarnya juga menyimpan bahaya bagi kesehatan rambut, karena sinar ultraviolet (UV) dapat menyebabkan protein rambut melemah sehingga dapat merusak struktur rambut yang mengakibatkan kering dan kusam. Rambut yang terdiri dari 88% protein ini memerlukan vitamin tertentu, mineral dan asam amino yang perlu dibangun untuk pertumbuhannya.

Sebaliknya bila Anda sering berada di ruangan ber-AC seperti di rumah, kantor maupun di mobil, kondisi ini juga rentan akan menyebabkan rambut menjadi kusam dan lepek. Pemakaian alat pengering rambut atau hair dyer yang kuat dan terlalu sering juga dapat menyebabkan pelindung alami rambut akan menjadi kering sehingga mengakibatkan rambut kusam.

Hal lain adalah karena perawatan yang salah, seperti pemakaian shampoo yang tidak sesuai dengan jenis rambut, serta pemberian vitamin pada rambut yang tidak mendukung.  
Sebab lain dari rambut menjadi kusam karena pengaruh hormonal seseorang seperti proses penuaan, terutama pada perempuan yang memasuki usia 45 tahun dan seringnya rambut ditata di salon untuk bleaching, rebonding dan pemberian bahan kimia lainnya, tapi tidak dirawat lagi dengan baik setelahnya.  Perawatan intensif akan menghindarkan terjadinya rambut kusam, sehingga penampilan Anda lebih sempurna dengan kondisi rambut yang tertata indah, sehat dan kemilau bagai sutera.***NZ


Tips Agar Rambut Sehat:

 - Selalu melakukan pola hidup seimbang antara olah raga, aktivitas, istirahat      dan makan makanan yang bergizi lengkap sehingga rambut akan terpenuhi nutrisinya.
-    Kurangi stres dengan relaksasi agar sirkulasi darah tetap lancar dan membuat rambut tetap sehat, tidak menjadi kusam.
-   Hindari produk penataan rambut yang mengandung alkohol berkonsentrasi tinggi.
- Gunakan pengering rambut dengan setting dingin, agar rambut tidak kering dan rusak.
-       Bersihkan rambut secara rutin dengan shampoo yang sesuai jenis rambut Anda agar terhindar dari rambut kusam.
-      Cermati shampoo dan conditioner, pilih dengan kwalitas terbagus dan kaya akan nutrisi yang mengandung protein untuk rambut agar mahkota Anda senantiasa indah kemilau.***NZ
foto-foto:istimewa













 

Senin, 26 November 2012

Women's Health: Cairan Pembersih


Mencermati Cairan Pembersih Kewanitaan
oleh:Nur Ida Zuhayanti

 
 
     Sebagai perempuan, seringkali kita tergoda oleh produk yang ditawarkan di pasaran, termasuk untuk cairan pembersih pada organ intim. Bila kita ingin mencoba memakai cairan pembersih ini, tak ada salahnya bila mencermati kandungan isi di dalamnya. Sebenarnya, di antara sekian banyak merek yang beredar, rata-rata memiliki tiga bahan dasar.
  
     Pertama, yang berasal dari ekstrak daun sirih atau piper betle L  yang sangat efektif sebagai antiseptik,  membasmi jamur candida albicans dan mengurangi sekresi cairan pada vagina. Menurut penelitian,  penggunaan daun sirih ini cukup baik untuk mengobati keputihan. Namun, bila pembersih berbahan daun sirih ini digunakan dalam waktu lama, maka semua bakteri di vagina bisa saja ikut mati, termasuk bakteri baik atau laktobasilus. 

     Kedua, produk pembersih kewanitaan yang mengandung bahan povidone lodine. Bahan ini merupakan anti infeksi untuk terapi jamur dan berbagai bakteri. Efek samping produk yang mengandung bahan ini adalah dermatitis kontak sampai reaksi alergi yang berat.

     Ketiga, produk yang merupakan kombinasi laktoserum dan asam laktat. Laktoserum ini berasal dari hasil fermentasi susu sapi dan mengandung senyawa laktat, laktose serta nutrisi yang diperlukan untuk ekosistem vagina. Sedangkan asam laktat berfungsi untuk menjaga tingkat keasaman atau pH di vagina. 

     Menurut Dr. Sri Pudyastuti, SpOG, susu mengandung zat aktif yang bisa diekstrak menjadi asam laktat dan laktoserum, dan secara klinis terbukti mengurangi keluhan rasa gatal, rasa terbakar dan keputihan pada vagina.
     
     “Kombinasi asam laktat dan laktoserum sebagai pembersih organ intim bersifat alami karena tidak membunuh bakteri laktobasilus melainkan meningkatkan pertumbuhannya” jelasnya. Oleh karena itu, sebelum memutuskan memilih suatu produk, ada baiknya memperhatikan beberapa hal, antara lain  apa saja keluhan yang dirasakan saat ini , serta mencermati kandungan isi di dalamnya. Sebisa mungkin, pilih produk yang isinya mengandung zat-zat yang baik, sesuai dengan kebutuhan Anda. ***NZ
foto:istimewa